Beasiswa Luar Negeri Unggulan Untuk Melanjutkan Pendidikan S2 & S3

Prospek kerja lulusan IT merupakan salah satu jurusan yang memiliki prospek kerja terbilang yang luas, terlebih bagi mereka yang lulus dari universitas luar negeri yang terkenal dengan kecanggihan teknologinya. Untuk bisa berkuliah di luar negeri, tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karenanya banyak masyarakat Indonesia khususnya lebih memilih mengandalkan beasiswa saat akan berkuliah di luar negeri.

Ada banyak jenis beasiswa yang bisa dimanfaatkan, seperti berbagai beasiswa luar negeri berikut ini:

Beasiswa Fulbright

Fulbright Scholarship merupakan beasiswa pemerintah AS, menjadi salah satu beasiswa luar negeri dengan reputasi global. Beasiswa ini ditawarkan ke 155 negara dengan sekitar 7500 beasiswa yang dialokasikan setiap tahunnya, bukan hanya ditujukan untuk pelajaran mancanegara beasiswa ini juga diberikan untuk warga AS.

AMINEF merupakan lembaga yang mengelola beasiswa ini, sebuah lembaga yang mengurusi kerjasama pertukaran pelajar AS dan Indonesia. Ada berbagai macam beasiswa yang satu ini mulai dari Fulbright Master of Science & Technology Initiative Degree Program, Fulbright Presidential Scholarship, Fullbridge-DIKTI Masters Degree Program, Fullbridge-Freeport Master Degree Program, dan berbagai jenis program lainnya.

Beasiswa DAAD

Jika berminat untuk melanjutkan pendidikan di wilayah Jerman, beasiswa DAAD menjadi salah satu pilihan yang tepat. beasiswa yang ditawarkan untuk mahasiswa profesional dan internasional muda dari berbagai negara berkembang ini menjadi solusi terbaik saat ini melanjutkan pendidikan di Jerman, beasiswa yang ditujukan untuk negara berkembang seperti kawasan Afrika, Amerika Selatan, Asia, Eropa Timur, dan Amerika Tengah.

ada sederet nama yang menjadi orang berpengaruh jebolan dari berbagai universitas yang ada di Jerman ini, salah satunya berasal dari wilayah Indonesia yang menjabat sebagai presiden ketiga bernama BJ Habibie.

Bagi yang ingin mencoba kuliah online di luar negeri, sebagai negara maju tentunya wilayah Jerman memiliki universitas yang menggunakan sistem perkuliahan ini.

Beasiswa Gates Cambridge

Program beasiswa dari Bill and Melinda Gates Foundation ini ditujukan untuk Universitas Cambridge di Inggris, sebuah beasiswa yang menjaring orang-orang dengan kriteria tertentu (seperti memiliki prestasi brillian, memiliki jiwa kepemimpinan, dan memiliki komitmen terhadap kehidupan sosial) yang ada di seluruh dunia dengan kompetisi yang begitu ketat.

Untuk kuotanya sendiri tersedia sekitar 90 per tahunnya, beasiswa ini memiliki rincian biaya mulai dari tanggungan biaya kuliah, tiket pesawat, tunjangan sebesar 13000 poundsterling, tunjangan keluarga, dan juga berbagai kebutuhan lainnya.

Ada lebih dari 4000 pelamar yang mendaftar beasiswa ini tiap tahunnya, namun hanya sekitar 4 sembilan puluh kuota yang disiapkan dari pihak pemberi beasiswa.

Beasiswa Erasmus+

Jika ingin mendapatkan prospek kerja lulusan IT dengan mempelajari jurusan ini di wilayah Eropa, bisa memanfaatkan salah satu beasiswa yang yang ada seperti erasmus+. Erasmus+ mengelompokkan beasiswa yang dikelola dengan dana yang besar, beasiswa ini melibatkan konsorsium dengan sejumlah negara (sekitar 27 negara Eropa ikut serta beasiswa ini). Ada sekitar 5300 beasiswa untuk S2 dan juga 440 beasiswa yang disediakan untuk mahasiswa yang ingin melanjutkan studi S3 di tahun 2009-2013.

Beasiswa ini merupakan ajang promosi untuk memperkenalkan negara-negara yang ada di Eropa terutama untuk masyarakat luar, ada sekitar ratusan jenis beasiswa yang ditawarkan melalui konsorsium ini. Selain menanggung biaya kuliah, Erasmus+ juga memberikan tempat tinggal, asuransi, biaya untuk hidup, serta biaya perjalanan.

Beasiswa Monbukagakusho

Selain memanfaatkan sistem kuliah online, masyarakat Indonesia juga bisa memanfaatkan berbagai beasiswa yang ada di luar negeri untuk meningkatkan pendidikan sambil bekerja. salah satunya beasiswa monbukagakusho yang disediakan oleh pemerintah Jepang. Setiap tahunnya pemerintah Jepang menawarkan beasiswa ini melalui masing-masing kedutaan atau bisa juga berdasarkan pada rekomendasi universitas di Jepang (melalui pertukaran pelajar contohnya), beasiswa ini telah memiliki alumni hingga 92000 orang (tersebar di 160 negara).

Ada sekitar 7 jenis beasiswa monbukagakusho yang ditawarkan tiap tahunnya (lima diantaranya Japanese studies students,  college of Technology students, research students, undergraduate University students, dan teacher training students), peserta yang lolos akan diberikan tanggungan biaya tiket pesawat pulang pergi, biaya masuk universitas, biaya kuliah di Jepang, dan juga uang saku sekitar 143.000 Yen per bulannya.

Selain berbagai beasiswa yang telah disebutkan diatas, masih ada banyak jenis beasiswa luar negeri yang bisa dimanfaatkan untuk melanjutkan pendidikan seperti Beasiswa Endeavour, Beasiswa Chevening, Beasiswa Australia Awards, Beasiswa Eiffel, Beasiswa NFP, dan lainnya.
Selain luar negeri, tentunya beasiswa dalam negeri juga tidak kalah menarik untuk dimanfaatkan oleh calon mahasiswa guna mendapatkan prospek kerja lulusan IT yang diharapkan. Ada banyak jenis beasiswa yang ditawarkan oleh pemerintah dan juga pihak swasta, mulai dari beasiswa full ataupun beasiswa partial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *